Manusia dan Cinta Kasih

BAB I
Pendahuluan
A.      Latar Belakang
Manusia adalah makhluk social (zoon politicon) diaman manusia tidak dapat hidup sendiri, membutuhkan bantuan manusia lain untuk melakukan semua kegiatan kehidupan manusia. Oleh karena itu maka manusia akan mengelompok sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Dalam kelompok ini akan terjadi yang Namanya cinta dan kasih yang teridiri dari bermacam macam bentuk, cinta terhadap lawan jenis, cinta terhadap benda, cinta terhadap kelompok. Dan lain lain. Disini saya akan membahas apa itu Manusia, Cinta dan Kasih serta hubungan antara ketiga hal tersebut.
Rumusan Masalah
·         Apa itu manusia?
·         Apa itu cinta kasih?
·         Apa hubungan antara ketiga hal tersebut?

BAB II
Pembahasan
Definisi Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi yang, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok, dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.
Selain itu masih banyak penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama (penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ), hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.
Tokoh adalah istilah untuk orang yang tenar dan berpengaruh misalnya 'tokoh politik', 'tokoh yang tampil dalam film', 'tokoh yang menerima penghargaan' dan lain-lain.
Definisi Cinta & Kasih Sayang
Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.
Contoh nya adalah pria/laki-laki yang mencintai wanita/perempuan. Contoh Bapak Ivan sebagai laki-laki, mencintai Mama Ivan sebagai perempuan.
Cinta juga berarti menyukai atau suka terhadap suatu objek baik itu objek nyata, mau pun tidak nyata.
Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan senantiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke-21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu. Ungkapan cinta mungkin digunakan untuk meluapkan perasaan seperti berikut:
    Perasaan terhadap keluarga
    Perasaan terhadap teman-teman, atau philia
    Perasaan yang romantis atau juga disebut asmara
    Perasaan yang hanya merupakan kemauan, keinginan hawa nafsu, atau cinta eros
    Perasaan sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape
    Perasaan tentang atau terhadap dirinya sendiri, yang disebut narsisisme
    Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
    Perasaan terhadap negaranya atau patriotisme
    Perasaan terhadap bangsa atau nasionalisme
Kasih sayang atau dikenal juga sebagai (Afeksi istilah psikologi[1] dalam bahasa Inggris Affection) secara harfiah adalah semacam status kejiwaan yang disebabkan oleh pengaruh eksternal.
Istilah ini dalam bahasa Inggris sering digunakan untuk menjelaskan hubungan antara dua orang (atau lebih) yang lebih dari sekadar rasa simpati atau persahabatan.

Manusia dan Cinta Kasih
Berdasarkan 3 definisi diatas dapat ditarik sebuah relasi/hubungan antara 3 hal tersebut yaitu Manusia pasti merasakan Cinta Kasih selama masa hidup nya, bisa berupa rasa kasih sayang dari manusia kepada masnusia, manusia kepada benda, manusia kepada konsep. Dan lain lain. Normal nya manusia merasakan cinta dan kasih pertama kali dari orang tua mereka masing masing, orang tua yang merasa senang memeiliki seorang anak akan memberikan cinta dan kasih kepada anak tersebut selanjutnya anak tersebut mulai tumbuh dan mulai memberikan rasa cinta dan kasih kepada hal lain selain orang tuanya bisa berupa boneka pemberian orangtua, teman bermainnya, guru disekolah, atau terhadap lawan jenis. Tidak mungkin manusia tidak merasakan cinta kasih adalam hidupnya (kecuali mengidap suatu kelainan) walaupun hal yang diberikan rasa cinta kasih adalah benda yang tidak terlalu penting, atau bahkan sesuatu yang tidak nyata, seabgai contoh: di kalangan penggemar anime (film animasi jepang) mereka memiliki rasa cinta dan kasih terhadap suatu karakter dari anime tersebut. Untuk penggemar anime laki-laki yang memiliki rasa cinta terhadap karakter perempuan disebut “waifu” sedangkan untuk penggemar anime perempuan terhadap karakter laki-laki disebut ”husband”. Walaupun rasa cinta terhadap suatu karakter di film terdengan aneh, tetapi ini membuktikan bahwa manusia mengalami rasa cinta dan kasih semasa hidup nya.

BAB III
Penutup
Kesimpulan
Pada dasar normalnya, manusia pasti akan mengalami rasa cinta dan kasih terhadap apapun atau kepada apapun itu hal yang sangat normal pada seorang manusia. Seterusnya adalah kita sebagai manusia apa yang kita ingin lakukan terhadap perasaan tersebut apakan kita akan menerima nya dan tidak memikirkan opini orang lain terhadpat kita atau kita memilih untuk mengikuti arus masyarakat.

Link download file: Here