Cloud Computing
Komputasi
awan (bahasa
Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer
('komputasi')
dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah
metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram
jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan
(cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur
kompleks yang disembunyikannya.[1]
Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai
suatu layanan (as a
service), [2]
sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet
("di dalam awan") [3]
tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali
terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.[4]
Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing
"Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen
tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di
komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer
tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan
lain-lain."[5]
Komputasi awan
adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web
2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema
umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan
komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google
Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses
melalui suatu penjelajah web dengan perangkat
lunak dan data yang tersimpan di server.
Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk
pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud [6]
Sejarah Komputasi Awan
Pada tahun 50-an,
Cloud Computing memiliki konsep yang mendasar. Ketika komputer mainframe yang
tersedia dalam skala yang besar dalam dunia pendidikan dan perusahaan dapat
diakses melalui komputer terminal disebut dengan Terminal Statis. Terminal
tersebut hanya dapat digunakan untuk melakukan komunikasi tetapi tidak memiliki
kapasitas pemrosesan internal. Agar penggunaan mainframe yang relatif mahal
menjadi efisien maka mengembangkan akses fisik komputer dari pembagian kinerja
CPU. Hal ini dapat menghilangkan periode tidak aktif pada mainframae,
memungkinkan untuk kembali pada investasi. Hinga pertengahan tahun 70-an
dikenal dengan RJE remote proses Entry Home Job yang berkaitan besar dengan IBM
dan DEC Mainframe.
Tahun 60-an, John
McCarthy berpendapat bahwa “Perhitungan suatu hari nanti dapat diatur sebagai
utilitas publik.” Di buku Douglas Parkhill, The Challenge of the Computer
Utility menunjukkan perbandingan idustri listrik dan penggunaan pada listrik di
masyarakat umum dan pemerintahan dalam penyediaan cloud computing. Ketika
Ilmuan Herb Grosch mendalilkan bahwa seluruh dunia akan beroperasi pada
terminal bodah didukung oleh sekitar 15 pusat data yang besar. Karena komputer
ini sangat canggih, banyak perusahaan dan entitas lain menyediakan sendiri
kemampuan komputasi melalui berbagai waktu danbeberapa organisasi, seperti GE
GEISCO, Anak perusahaan IBM Biro Corporation, Tymshare, CSS Nasional, Data
Dial, Bolt, dan Beranek and Newman.
Tahun 90-an,
perusahaan telekomunikasi mulai menawarkan VPN layanan jaringan pribadi dengan
kualitas sebanding pelayanannya, tapi dengan biaya yang lebih rendah. Karena
merasa cocok dengan hal tersebut untuk menyeimbangkan penggunaan server, mereka
dapat menggunakan bandwidth jaringan secara keseluruhan. Lalu menggunakan
simbol awan sebagai penunjuk titik demarkasi antara penyedia dan pengguna yang
saling bertanggung jawab. Cloud computing memperluas batas iniuntuk menutup
server serta infrastruktur jaringan.
Sejak Tahun 2000,
Amazon sebagai peran penting dalam semua pengembangan cloud computing dengan
memodernisasi pusat data, seperti jaringan komputer yang menggunakan sesedikit
10% dari kapasitas mereka pada satu waktu. Setelah menemukan asitektur awan
baru, mengalami peningkatan efisiensi internal sedikit bergerak capat “Tim
Dua-Pizza”(Tim kecil untuk memberi makan dengan dua pizza) dapat menambahkan
fitur baru dengan cepat dan lebih mudah. Kemudian Amazon mulai mengembangkan
produk baru sebagai penyedia cloud computing untuk pelanggan eksternalm dan
meluncurkan Amzaon Web Service (AWS) tahun 2006.
Awal tahun 2008,
Eucalypus menjadi yang pertama open source, AWS API Platform yang kompatibel
menyebarkan awan swasta. Open Nebula ditingkatkan dalam proyek Eropa Reservoir
Komisi yang sudah didanai. Pada tahun yang sama, agar difokuskan pada
penyediaan jaminan kualitas layanan (seperti yang dipersyaratkan oleh aplikasi
interaktif real-time) untuk infrastruktur berbasis cloud dalam rangka IRMOS
Eropa Proyek yang didanai Komisi. Pertengahan 2008, Gartner melihat kesempatan
untuk membentuk hubungan antara konsumen layanan TI, mereka menggunakan layanan
TI dan menjualnya. Dan mengamati bahwa “Organisasi layanan TI yang beralih dari
perangkat keras milik perusahaan dan aset perangkat lunak untuk digunakan
layanan berbasis model sehingga pergeseran diproyeksikan untuk
komputasi.....akan menghasilkan pertumbuhan dramatis dalam produk IT di
beberapadaerahdan pengurangan yang signifikan di daerah lain.”.
Tanggal 1 Maret
2011,IBM mengumumkan SmartCloud kerangka IBM Smarter Planet untuk mendukung. Di
antara berbagai komponen dasar Smarter Computing, cloud computing adalah bagian
yang paling penting.
Tahun 1960
Tahun 1995
Larry Ellison,
pendiri perusahaan Oracle. “Network Computing” Ide ini sebenarnya cukup unik
dan sedikit menyindir perusahaan Microsoft pada saat itu. Intinya, kita tidak
harus "menanam" berbagai perangkat lunak kedalam PC pengguna, mulai
dari sistem operasi hingga perangkat lunak lainya. Cukup dengan koneksi dengan
server dimana akan disediakan sebuah environment yang mencakup berbagai
kebutuhan PC pengguna.
Pada era ini juga
wacana “Network Computing” cukup populer. Banyak perusahaan yang menggalang
sistem ini contohnya Sun Mycrosystem dan Novell Netware. Disayangkan kualitas
jaringan komputer saat itu masih belum memadai, penggunapun cenderung memilih
PC karena cenderung lebih cepat.
Akhir Era -90
Lahir konsep ASP
(Application Service Provider) yang ditandai dengan kemunculan perusahaan pusat
pengolahan data. Ini merupakan sebuah perkembangan pada kualitas jaringan komputer.
Akses untuk pengguna menjadi lebih cepat.
Tahun 2000
Marc Benioff,
mantan wakil presiden perusahaan Oracle. “salesforce.com” ini merupakan sebuah
perangkat lunak CRM dengan basis SaaS (Software as a Service). Tak disangka
gebrakan ini mendapat tanggapan hebat. Sebagai suksesor dari visi Larry
Ellison, boss-nya. Dia memiliki sebuah misi yaitu “The End of Software”.
2005 - Sekarang
Cloud Computing
sudah semakin meningkat popularitasnya, dari mulai penerapan sistem, pengunaan
nama, dll. Amazon.com dengan EC2 (Elastic Computer Cloud); Google dengan Google
App. Engine; IBM dengan Blue Cord Initiative; dsb. Perhelatan cloud computing
meroket sebagaimana berjalanya waktu. Sekarang, sudah banyak sekali pemakaian
sistem komputasi itu, ditambah lagi dengan sudah meningkatnya kualitas jaringan
komputer dan beragamnya gadget yang ada. Contoh dari pengaplikasianya adalah
Evernote, Dropbox, Google Drive, Sky Drive, Youtube, Scribd, dll.
Manfaat Komputasi Awan
Dari penjelasan tentang cloud
computing diatas, ada banyak manfaat yang bisa kita ambil dari cloud
computing, yaitu :
- Skalabilitas,
yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data
kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk
dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan
cloud computing.
- Aksesibilitas,
yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal
kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita
mengakses data disaat yang penting.
- Keamanan,
yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud
computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan
secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang
diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.
- Kreasi, yaitu para
user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus
mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa
mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
- Kecemasan,
ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud
meskipun hardisk atau gadget kita rusak
Layanan Komputasi Awan
Infrastructure as a Service (IaaS)
Infrastructure as
a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT
berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen
tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat
diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS
ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya.
Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat
storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang
menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.
Platform as a Service (PaaS)
Platform as a
Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah
terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat
menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan
tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini.
Keuntungan layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada
aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing
platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows
Azure.
Software as a Service (SaaS)
Software as a
Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan
aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan
platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email
yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah
twitter, facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna
tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya
membutuhkan perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga
aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses
aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.
Metoda dan Implementasi Komputasi Awan
Metoda atau Cara Kerja Komputasi Awan
Berikut merupakan
cara kerja penyimpanan data dan replikasi
data pada pemanfaatan teknologi cloud computing. Dengan Cloud Computing
komputer lokal tidak lagi harus menjalankan pekerjaan komputasi
berat untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan, tidak perlu menginstal sebuah
paket perangkat lunak untuk setiap komputer, kita hanya melakukan installasi
operating system pada satu aplikasi[8].
Jaringan komputer yang membentuk awan (internet)
menangani mereka sebagai gantinya. Server
ini yang akan menjalankan semuanya aplikasi mulai dari e-mail, pengolah kata,
sampai program analisis data yang kompleks. Ketika pengguna mengakses awan
(internet) untuk sebuah website populer, banyak hal yang bisa terjadi. Pengguna
Internet Protokol (IP) misalnya dapat
digunakan untuk menetapkan dimana pengguna berada (geolocation). Domain Name System (DNS) jasa kemudian
dapat mengarahkan pengguna ke sebuah cluster server yang dekat dengan pengguna
sehingga situs bisa diakses dengan cepat dan dalam bahasa lokal mereka.
Pengguna tidak login ke server, tetapi mereka login ke layanan mereka
menggunakan id sesi atau cookie yang telah didapatkan yang disimpan
dalam browser mereka. Apa yang user lihat pada browser biasanya datang dari web
server. Webservers menjalankan perangkat lunak dan menyajikan
pengguna dengan cara interface yang digunakan untuk mengumpulkan
perintah atau instruksi dari pengguna (klik, mengetik, upload dan lain-lain)
Perintah-perintah ini kemudian diinterpretasikan oleh webservers atau diproses
oleh server aplikasi. Informasi kemudian disimpan pada atau diambil dari
database server atau file server dan pengguna kemudian disajikan dengan halaman
yang telah diperbarui. Data di beberapa server disinkronisasikan di seluruh
dunia untuk akses global cepat dan juga untuk mencegah kehilangan data.[butuh rujukan]
Web service telah
memberikan mekanisme umum untuk pengiriman layanan, hal ini membuat
service-oriented architecture (SOA) ideal untuk diterapkan. Tujuan dari SOA
adalah untuk mengatasi persyaratan yang bebas digabungkan, berbasis standar,
dan protocol-independent distributed computing. Dalam SOA, sumber daya
perangkat lunak yang dikemas sebagai "layanan," yang terdefinisi
dengan baik, modul mandiri yang menyediakan fungsionalitas bisnis standar dan
konteks jasa lainnya. Kematangan web service telah memungkinkan penciptaan
layanan yang kuat yang dapat diakses berdasarkan permintaan, dengan cara yang
seragam.
Implementasi Komputasi Awan
Ada tiga poin
utama yang diperlukan dalam implementasi cloud computing, yaitu :
Biasanya
merupakan computer desktop biasa.
Computer back end
dalam skala besar biasanya berupa server computer yang dilengkapi dengan data
center dalam rak-rak besar. Pada umumnya computer back end harus mempunyai
kinerja yang tinggi, karena harus melayani mungkin hinggga ribuan permintaan
data.
- Penghubung
antara keduanya
Penghubung
keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet.
Implementasi Cloud Computing dalam
pemerintahan (E-Goverment)
Cloud Computing
dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat mendongkrak kinerja khususnya dalam
bidang pemerintahan. E-Goverment dapat membantu para staff di bidang
pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat.
Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan cloud computing. Contoh
pertama yaitu sebagai penyediaan sumber informasi. Badan Pengkajian Dan
Penerapan Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud Computing sebagai
layanan jasa alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah. Layanan ini
bertujuan untuk dapat mewujudkan percepatan e-government,
karena memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan
dan tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi
informasi.
Masalah yang dihadapi
Dunia komputasi
awan merupakan dunia baru karena tidak semua orang mengetahui teknologi baru
tersebut. Karena masih baru tersebut muncul beberapa masalah dalam
pengenalannya ke dunia luar. Contohnya komputasi awan merupakan sarana
penyimpanan data melalui jaringan internet maka internet wajib bagi pemakai
komputasi awan apabila terjadi masalah dalam internet maka akan menyebabkan
komputer tersebut menjadi lambat karena proses yang terlalu lama. Masalah lain
adalah jika suatu perusahaan menggunakan komputasi awan dalam penyimpanan
datanya maka akan sangat tergantung pada vendor (penyedia layanan komputasi
awan) karena perusahaan tersebut tidak mempunyai server langsung dalam
komputasi awan dan juga apabila vendor mempunyai layanan backup yang buruk atau
server pada vendor rusak akan menyebabka kerugian besar pada perusahaan
tersebut karena semua data yang tersimpan pada vendor akan mengalami masalah.
Jika ingin menggunakan komputasi awan juga harus tersedia bandwidth yang besar
karena data yang keluar masuk dalam sebuah akun tidak sedikit, maka dari itu
dibutuhkan bandwidth yang berukuran besar agar mampu menampung data yang
ditransfer. Masalah keamanan dan privasi menjadi masalah baru karena jika kita
sudah meletakkan suatu data dalam internet maka itu bisa dilihat oleh
masyarakat luas apabila data tersebut sangat rahasia maka bisa menyebabkan
kefatalan dalam mengelola sesuatu. Selain itu belum banyak dukungan dari
berbagai pihak karena beberapa masalah dalam komputasi awan. Beberapa masalah
yang timbul disebabkan karena masih barunya teknologi komputasi awan dalam
penyimpanan sebuah data dalam internet. Masalah lain yang dapat timbul selain
diatas adalah dengan banyak para peretas yang muncul dari berbagai dunia dalam
meretas internet membuat vendor harus berhati-hati dalam mengelola sumber daya
yang dipakai dalam komputasi awan.
Nanoteknologi dan Pengaruhnya pada
Komputer Modern
Perkembangan dunia komputer yang
semakin maju dan semakin banyaknya pengguna telah memaksa peneliti untuk
meningkatkan komputer modern dengan versi yang lebih kecil, lebih cepat dan
lebih dapat diandalkan untuk membantu manusia mengerjakan tugas-tugas
keseariannya. Tujuan ini bisa dipenuhi oleh nanoteknologi. Menggunakan nano
teknologi kita dapat merancang dan membuat komponen alat menjadi lebih kecil,
cepat dan lebih berguna. Menurut M.C.Roco, generasi ketiga dan keempat
nanoteknologi akan sangat berguna untuk penelitian dalam ilmu komputer.
Sekarang, mari kita cari tahu apa itu nano teknologi.
F Nanoteknologi adalah manipulasi
materi pada skala atomik dan skala molekular. Diameter atom berkisar antara 62
pikometer (atom Helium) sampai 520 pikometer (atom Cesium), sedangkan kombinasi
dari beberapa atom membentuk molekul dengan kisaran ukuran nano. Deskripsi awal
dari nanoteknologi mengacu pada tujuan penggunaan teknologi untuk memanipulasi
atom dan molekul untuk membuat produk berskala makro.
Orang yang berjasa dibalik adanya
nanoteknologi ini adalah K. Eric Drexier yaitu orang yang menemukan sekaligus
mempopulerkan nanoteknologi pada tahun 1980.
Generasi pada Nanoteknologi
Nanoteknologi memiliki 4 generasi yang
ada sampai sekarang yaitu :
Generasi Pertama
Generasi kedua, sudah meningkat pada teknologi asembling dari partikel
nano, misalnya teknologi nano dalam pembuatan layar monitor sehingga layar
monitor menjadi terang, teknologi nano dalam pembuatan chip komputer, atau
memori handphone.
Generasi Kedua
Generasi kedua, sudah meningkat pada teknologi asembling dari partikel
nano, misalnya teknologi nano dalam pembuatan layar monitor sehingga layar
monitor menjadi terang, teknologi nano dalam pembuatan chip komputer, atau
memori handphone.
Generasi Ketiga
Generasi ketiga disebut dengan system of nanosystem. Contohnya adalah
robotik dengan menggunakan perakitan 3D
Generasi Keempat
Generasi keempat disebut denga nanosystem molekular. Contohnya adalah
atomic design. Generasi keempat berkaitan dengan pengembangan nano komputer
Contoh dari nanoteknologi dalam berbagai bidang
Kedokteran (diagnosa,pengiriman obat)
Cryonics (pembekuan tubuh)
Energy (Pengurangan konsumsi energi, meningkatkan efisiensi produksi
energi, membersihkan bekas kecelakaan nuklir dan penyimpanan limbah)
Information and communication ( memory penyimpanan dan quantum komputer)
Industri besar ( aerospace, katalisis dan konstruksi)
Barang sehari-hari ( nanofoods, optik, tekstil, kosmetik, pertanian dan
olahraga)
Teknik,alat,teori dan material yang
mempengaruhi nanoteknologi
Nanofabrikasi
Nanofabrikasi adalah bidang yang
membahas berbagai ilmudan teknik untuk membuat macam-macam struktur berskala
nano. Ada 2 teknik yang ada dalam nanofabrikasi, yang pertama top down dan yang
kedua bottom up
Contoh dari top down adalah optical,
x-ray,EUV, Ebeam, SPM,imprinting dll.
Contoh dari bottom up adalah
self-assembly, langmuir-blodgett dll.
Quantum Dot
Quantum dot adalah perangkat kecil
yang mengandung setetes kecil elektorn
bebasl yang memiliki ukuran mendekati satu nanometer dan memiliki penampilan
seperti sifat-sifat semikonduktor. Semikonduktor adalah bahan padat yang
memiliki beberapa konduktivitas listrik. Silikon merupakan salah satu bahan
yang paling populer digunakan dalam membuat quantum dot.
Carbon NanoTube/Tabung Karbon Nano (CNTs)
adalah komposisi senyawa karbon yang
berbentuk tabung berukuran nano. Dibentuk dengan rasio perbandingan
panjang:lebar ialah 132.000.000:1, lebih besar dibanding material lainnya.
Molekul Silinder karbon ini memiliki sifat yang tidak biasa dan sangat
bermanfaat dibidang nanoteknologi, elektronik, optik dan berbagai bidang ilmu
dan teknologi material. Karena mereka memiliki konduktifitas termal aupun sifat
mekanis dan listrik yang dimiliki, karbon nanotube dapat diaplikasikan untuk
berbagai macam bahan struktur.
NVRAM (Non-Volatile Random Access Memory)
merupakan sebuah jenis memori
handphone dengan akses acak (RAM) yang umumnya digunakan untuk menyimpan
konfigurasi yang dilakukan oleh firmware, seperti BIOS, EFI atau
firmware-firmware lainnya pada perangkat embedded, semacam router. Umumnya,
NVRAM dibuat dengan teknologi manufaktur CMOS (Complimentary Metal-Oxide
Semiconductor) sehingga daya yang dibutuhkannya juga kecil. Untuk menghidupinya
agar data yang disimpan tidak hilang, NVRAM menggunakan sebuah baterai Litium
dengan nomor seri CR-2032.
Data yang tersimpan pada NVRAM tidak
akan hilang meskipun catu daya dimatikan (bersifat permanen), hal ini berbeda
dengan Voletile RAM.
KESIMPULAN
Tulisan ini dimaksudkan untuk
menggambarkan peran nanoteknologi dalam pengembangan komputer pada zaman
sekarang, mengingat semakin majunya zaman maka akan semakin kompleks juga
kegiatan manusia yang menyebabkan kebutuhan alat/komputer akan semakin tinggi.
Untuk memenuhinya tentu dibutuhkan komputer yang canggih dan simple (kecil).
Nanoteknologi menjadikan komputer semakin kecil dengan performa yang semakin
mumpuni.
Penjelasan Mengenai Ubiquitous Computing
Ubiquitous Computing disebut sebagai gelombang ketiga dalam komputasi.
Yang pertama adalah konsep mainframe, dimana sebuah mesin dipakai oleh banyak
orang bersamaan (one computer, many people). Sekarang kita berada pada era
personal computer (komputer pribadi) yaitu seseorang menggunakan masing-masing
mesin yang dimilikinya (one person, one computer). Karena komputer menjadi
semakin murah dan menjadi sangat lazim, selanjutnya akan datang masa Ubiquitous
Computing dan menjadi era “one person, many computers”.
Mark Weiser menjelaskan Ubiquitous Computing merupakan sebuah
model/konsep interaksi manusia-komputer yang paling canggih dan modern, dimana
proses informasi keduanya diintegrasikan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.
Dalam hal ini, seseorang yang “menggunakan” Ubiquitous Computing melibatkan
banyak sistem komputasi berikut device (peralatan/mesin)-nya, namun secara
tidak sadar dia menggunakan peralatan tersebut dikarenakan sudah sangat membaur
dengan lingkungannya. Model seperti ini adalah pengembangan dari paradigma
desktop computing.
Inti dari model Ubiquitous Computing (yang juga sering disebut Pervasive
Computing) melakukan pembagian resource (sumber daya) yang ringan, tidak mahal,
dalam jaringan pemrosesan handal secara bersama-sama dan terdistribusi ke dalam
semua aspek kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, sebuah lingkungan Ubiquitous
Computing yang menghubungkan kontrol penerangan (lampu) dan pemanas ruangan
dengan alat yang dipasang pada pakaian kita sehingga kondisi penerangan dan
suhu ruangan dapat dimodulasi secara terus-menerus dan tak kentara. Sistem
tersebut seharusnya “hilang” dari pandangan dan diluar alam sadar kita. Salah
satu sistem Ubiquitous pertama adalah “Live Wire” milik Natalie Jeremijenko.
Merupakan sebuah tali yag dipasangkan ke sebuah stepper motor dan dikendalikan
melalui koneksi LAN yang menyebabkan tali tersentak atau menegang sesuai
kondisi dan traffic jaringan.
Ubiquitous Computing memberikan tantangan kepada cabang ilmu komputer :
dalam pendesainan dan pemodelan sistem, dan dalam hal user interface. Model
interaksi manusia-komputer yang sudah jadul seperti command-line (text-based),
menu-driven, atau yang berbasis GUI tidak cocok dan tidak mencukupi untuk
masalah Ubiquitous Computing. Interaksi “alami” yang dibutuhkan harus segera
dimunculkan, meskipun banyak model yang sudah mendekati interaksi seperti itu
seperti contohnya telepon selular, digital audio player, GPS, dan interactive whiteboard
Mark Weiser mengenalkan tiga bentuk
dasar dari mesin Ubiquitous yaitu : tab, pad, dan board.
Contoh Ubiquitous Computing
1. handphone
2. Elearning
3. Mobil
4. Ruangan
5. Kulkas
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
1.
Handphone
•
Kelebihan
Kita dapat mengakses informasi dimana
saja dengan gadget yang di miliki seperti handphone, smartphone, tablet
•
Kekurangan
Penyalahgunaan kemudahan mengakses
informasi. contoh mengakses informasi tentang soal yang sedang di ujikan pada saat
ujian
2.
Elearning
•
Kelebihan
Memberikan kemudahan kepada seluruh
mahasiswa atau pun pelajar dalam belajar tanpa harus dating langsung ke kampus
atau sekolah
•
Kekurangan
Membuat mahasiswa atau pun pelajar
menjadi malas karena tanpa ada pengawasan guru atau pun dosen
3.
Mobil
•
Kelebihan
Sang engineer telah di lengkapi dengan
sebuah badge pintar berisi microchip jadi saat mobilnya mendekati gerbang pagar
rumah dan pemancaran mengenai kendaraan tersebut secara otomatis gerbang akan
terbuka.
•
Kekurangan
Hanya mobil tertentu saja yang bias
membuka gerbang pagar rumah tersebut
4.
Ruangan
•
Kelebihan
Ruangan yang di pasang device pemancar
yang secara otomatis akan mengaktifkan sensor pada saat ia memasuki ruangan
kerjanya akan terbuka secara otomatis.
•
Kekurangan
Terjadi pemborosan listrik secara
berlebihan karena system menyala tanpa di perlukan
5.
Kulkas
•
Keuntungan
Kulkas yang berada di rumah kita yang
terhubung dengan jaringan komputasi berskala besar, jika isi kulkas kosong
,maka otomatis kulkas mengirim sinyal ke salah satu supermarket yang ada dalam
jaringan melalui sensor yang di milikinya ,dan secara otomatis pihak
supermarket mengisi kulkas anda tanpa perlu bersusah payah mengisinya.
•
Kekurangan
Tidak semua barang bias update ,karena
hanya barang yang bias di pilih.